Kegiatan Baitul Arqam Purnasiswa diselenggarakan pada tanggal 17-18 April 2026. Seluruh kegiatan ini terpusat disekolah. Kegiatan ini merupakan kegiatan Baitul Arqam yang pertama kali diadakan di sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sl

Kegiatan Baitul Arqam Purnasiswa diselenggarakan pada tanggal 17-18 April 2026. Seluruh kegiatan ini terpusat disekolah. Kegiatan ini merupakan kegiatan Baitul Arqam yang pertama kali diadakan di sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sl

Kegiatan Baitul Arqam Purnasiswa diselenggarakan pada tanggal 17-18 April 2026. Seluruh kegiatan ini terpusat disekolah. Kegiatan ini merupakan kegiatan Baitul Arqam yang pertama kali diadakan di sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sleman sebagai langkah terakhir dalam memberikan bekal yang cukup tentang kemuhammadiyahan kepada seluruh calon alumni SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Tidak dapat dipungkiri bahwa mereka semua adalah kader Muhammadiyah yang perlu dipersiapkan secara baik supaya kelak akan menjadi kader yang Tangguh dan dapat berkontribusi terhadap persyarikatan Muhammadiyah.

Tema yang diambil pada kegiatan ini adalah Stay on Iman Track: Siap Lulus dan Berkontribusi”. Menurut kami tema tersebut sangat sesaui dengan keadaan atau kondisi kelas IX yang sebentar lagi akan lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya yang lebih tinggi. Demi tema tersebut tersampaikan dengan baik maka dalam kegiatan Baitul Arqam Pernasiswa kali ini kami memilih tiga pemateri yaitu Hendro Sucipto, S. Th. I., M. Pd (Ketua MPKSDI PDM Sleman), Itsna Safira Khairunnisa, M. Pd (Anggota Dept. Advokasi Sosial PWNA DI. Yogyakarta), Ajril Akmal Muzakki (Ketua PC IMM Sleman Periode 2023/2024) dan Dafa Isandi Ananto, S. Hum (Sekretaris Bid. Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat DPD IMM DIY).

Pada hari pertama kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 April di awali dengan sambutan pembukaan yang disampaikan oleh bapak kepala sekolah yaitu Amin Darojat, S. Pd. I. Dalam sambuatannya beliau menyampaikan bahwa organisasi Muhammadiyah adalah sebuah gerakan yang didirikan untuk tujuan yang sangat mulia yaitu mensejahterakan dan mencerdaskan umat, jadi kader Muhammadiyah harus menjadi kader yang tangguh karena amanah yang akan diemban cukup berat. Sebagai kader yang baik maka harus selalu bersiap sedia jika dibutuhkan oleh persyarikatan. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memupuk kembali semangat bermuhammadiyah di dalam diri masing-masing peserta didik. Setelah acara pembuakaan dilanjutkan materi keislaman. Dalam materi ini diharapkan peserta didik lebih memahami tentang nilai-nilai keislaman yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi kedua adalah kemuhammadiyahan yang mana dalam materi ini peserta didik diminta untuk memahami tentang persyarikatan Muhammadiyah mulai dari awal berdirinya Muhammadiyah sampai sekarang. Seluruh peserta didik diharapkan mampu memahami nilai-nilai perjuangan dalam Muhammadiyah.

Pada hari kedua tanggal 18 April seluruh peserta didik menunaikan shalat tahajud kemudian dilanjutkan tadarus dan shalat subuh berjama’ah. Setelah itu semua peserta didik melakukan senam atau olahraga dilapangan Sport Center SMP Muhammadiyah 1 Sleman.