Sleman, 15 Juli 2024 - Dalam rangka menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2024/2025 SMP Muhammadiyah 1 Sleman menyelenggarakan acara “Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Forum Ta’aruf Siswa (FORTASI)” dengan mengusung tema “Mulia Karakterku Jayalah Sekolahku”. Acara ini diikuti oleh 92 peserta didik baru dan berlangsung selama 5 hari dimulai dari tanggal 15 -19 Juli 2024. Pada kesempatan kali ini Amin Darojat, S. Pd. I selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa untuk menjadi pelajar yang berkarakter mulia harus dimulai sejak dini saat berada di bangku sekolah. Karakter yang baik akan membentuk generasi yang tangguh dan ungul. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yaitu terciptanya generasi emas yang diharapkan dicapai pada tahun 2045 yang merupakan generasi yang kompeten, berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Mengacu pada tema yang diusung maka kami dari pihak penyelenggara menghadirkan beberapa narasumber yang sangat kompeten dibidangnya yaitu Subekti Triyana Atmaja, S. E., M. Pd (guru SMP Muhammadiyah 1 Sleman), 2. Bapak Yudha dan Bapak Wahid (BNNK Sleman), Bapak Edi dan Bapak Daryono (Polsek Sleman), Ibu April (Puskesmas Sleman), Raudhatul Zahra Aulia (PD IPM Sleman), Nur Zulva Khusna,S.Ag (Guru SMP Muhammadiyah 1 Sleman), 7. Grendy Rezaldi. A (Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) dan Tri Prasetyo, S. Sn (Guru SMP Muhammadiyah 1 Sleman) dan Bapak Eko Sumardiyanto (PDPM Sleman). Keseluruhan materi yang disampaikan merupakann materi dasar yang wajib diketahui dan dipahami oleh peserta didik baru di sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sleman.
Serangkaian acara ini di akhiri dengan kegiatan kunjungan museum dengan tujuan museumnya adalah beberapa museum yang ada di daerah istimewa Yogyakarta yaitu Museum Biologi UGM, Museum Benteng Vredebeurg dan Museum Sono Budoyo. Kunjungan museum ini dilakukan atas dasar instruksi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman supaya mengenalkan peserta didik kepada budaya dan juga sejarah serta kearifan local yang perlu dijaga kelestariannya sebagi warisan budaya yang sangat berharga.